Pati, Kota - kulitinta - Pemerintah
nampaknya akan serius merealisasikan pembangunan kolam tambat kapal di
Pelabuhan Juwana. Keseriusan ini semakin jelasnya, Pemerintah
menyiapkan Detail engineering Design (DED) / bestek gambar kerja detail
maupun AMDAL nya.
Untuk memperlancar aliran air sungai menuju ke muara, Pemerintah akan membangun kolam tambat kapal di Pelabuhan Juwana. Untuk mengawali rencana tersebut, telah mempersiapkan Detail engineering Design (DED) / bestek gambar kerja detail, dan AMDAL nya.
Demikian diungkapkan Bupati Pati, Haryanto saat menjawab pertanyaan awak media, diruang rapat Joyokusumo Setda Pati, belum lama ini.
Menurut Bupati Haryanto, rencananya pembangunan kolam tambat kapal tersebut akan menggunakan alokasi dana dari APBD murni. Untuk pengadaan tanahnya, dana yang dialokasikan senilai Rp.12 milyar.
“Untuk kolam tambat kapal, setelah DED dan AMDAL nya selesai, baru nanti dilakukan pengadaan tanahnya,” jelasnya.
Bupati Haryanto menambahkan, dengan dana sebesar itu, diperkirakan mampu mendapatkan lahan seluas 5 hektar. Namun dana tersebut, akan digunakan seefisien mungkin menyesuaikan dengan harga tanah.
“Untuk pengadaan tanahnya saya sudah pesankan, harus sesuai mekanisme. Dan tidak ada pesan-pesan khusus kepada siapapun, karena pengadaan tanah harus sesuai dengan ketentuan yang ada,” tegasnya.
Soal normalisasi, Bupati Pati, Haryanto mengatakan, Pemerintah Pusat kembali mengucurkan Rp.20 milyar. Untuk Rp. 5 milyar nantinya akan digunakan untuk normalisasi sungai Tus Sukolilo, dan Rp.15 milyar untuk melanjutkan normalisasi sungai Juwana, hingga ke TPI Juwana.(sdh)
Untuk memperlancar aliran air sungai menuju ke muara, Pemerintah akan membangun kolam tambat kapal di Pelabuhan Juwana. Untuk mengawali rencana tersebut, telah mempersiapkan Detail engineering Design (DED) / bestek gambar kerja detail, dan AMDAL nya.
Demikian diungkapkan Bupati Pati, Haryanto saat menjawab pertanyaan awak media, diruang rapat Joyokusumo Setda Pati, belum lama ini.
Menurut Bupati Haryanto, rencananya pembangunan kolam tambat kapal tersebut akan menggunakan alokasi dana dari APBD murni. Untuk pengadaan tanahnya, dana yang dialokasikan senilai Rp.12 milyar.
“Untuk kolam tambat kapal, setelah DED dan AMDAL nya selesai, baru nanti dilakukan pengadaan tanahnya,” jelasnya.
Bupati Haryanto menambahkan, dengan dana sebesar itu, diperkirakan mampu mendapatkan lahan seluas 5 hektar. Namun dana tersebut, akan digunakan seefisien mungkin menyesuaikan dengan harga tanah.
“Untuk pengadaan tanahnya saya sudah pesankan, harus sesuai mekanisme. Dan tidak ada pesan-pesan khusus kepada siapapun, karena pengadaan tanah harus sesuai dengan ketentuan yang ada,” tegasnya.
Soal normalisasi, Bupati Pati, Haryanto mengatakan, Pemerintah Pusat kembali mengucurkan Rp.20 milyar. Untuk Rp. 5 milyar nantinya akan digunakan untuk normalisasi sungai Tus Sukolilo, dan Rp.15 milyar untuk melanjutkan normalisasi sungai Juwana, hingga ke TPI Juwana.(sdh)






0 comments:
Post a Comment