This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Saturday, August 31, 2013

LAPAS PATI GANDENG POLRES DALAM MENGHADAPI KEAMANAN KONTIJENSI

PATI (kulitinta) Dilatarbelakangi kejadian di Lapas Tanjung Gusta Medan, yang sempat mengguncang perhatian masyarakat terhadap keberadaan Lapas di seluruh Indonesia.

Selaku Ketua Divisi Menkumham Jateng Sdr. Suwarso.Bc IP, MSi mengatakan " berbagai macam tugas dan tanggungjawab sebagai petugas LP dan penyediaan sarana dan prasarana di LP yang dirasa kurang, serta menanggapi banyaknya permasalahan yang terjadi pada akhir-akhir  ini terhadap lembaga LP"  saat membuka rapat koordinasi dalam forum DILKUMJAKPOL hari jumat (30/8) di Lapas Pati.

Dalam kegiatan Forum DILKUMJAKPOL Kab Pati yang juga dihadiri pejabat FORKOPIMDA KAB. Pati diharapkan akan membawa dapmpak yang baik dalam menjaga keamanan dan kondusifitas kab. Pati.

Wakil Bupati Pati H. Budiyono juga  Memberikan apresiasi kepada para semua pihak yang telah melaksanakan kegiatan tersebut sehingga dapat menjalin dan meningkatkan keamanan secara bersama.

"Mengenai kekurangan sarana dan prasarana dalam LP akan dibicarakan guana pemenuhan falitas dimaksud" tandas Wakil Bupati.

Dalam bidang keamanan khususnya yang ditangani oleh pihak Polres Pati juga diambut baik oleh Kapolres Pati AKBP DR Bakharuddin MS, MSi, yang mengatakan " Kegiatan semacam ini diharapkan dapat mingkatkan kerjasama berbagai pihak untuk mewujudkan keamanan dan kamtibmas, kerja sama Polri dengan instansi lain sudah terjalin dan agar selalu ditingkatkan"

Gubernur Jateng Singgung soal PAW Anggota Dewan di Kab. Pati


Pati (kulitinta) Rombongan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Ibu tiba di Hotel Kencana Pati dan langsung disambut para kader PDIP kab. Pati yang sudah menunggu sembari sore.

Gubernur Jateng yang sedianya akan membuka acara hari koperasi hari ini (31/8) di lapangan Joyokusumo Pati, antusiasme kader PDIP Pati ini disebabkan faktor kegembiraan dan kebanggaan oleh Kader yang dapat memenangkan Pilgub di kabupaten Pati.

"Partai PDIP merasa bangga atas terpilihnya gubernur jateng yang diusung dari Partai PDIP karena seguyubnya para pengurus partai sehingga di wilayah pati bisa memenangkan pilgub jateng" kata PLH PDIP Pati Alwin Basri.

Gubernur Jateng yang juga diusung partai berlambang kepala banteng tersebut tidak menyia-nyiakan waktu untuk bertemu langsung dengan para kadernya, pada kesempatan itu Gubernur menyampaikan "program pembangunan yang diantaranya infra struktur dengan dana alokasi 1,1 Trilyun". dan dipadukan dengan Program kedepan adalah membuat pemerintah mandiri dan berdikari khususnya memberikan bantuan kepada petani, nelayan, dan industri kecil di wilayah jateng"

Terkait dengan PAW anggota Dewan di DPRD Kab. Pati,  gubernur memberi peluang kepada pengurus Partai PDI P untuk mengajukan surat ke Gubernur

"Silahkan ajukan surat  Gubernur maka akan di Tanda tangani" katanya, namun sebelumnya "berkoordinasi dengan pakar hukum untuk mengkaji hal tersebut terkait PAW PARTAI apabila sudah siap sajikan ke Gubernur" tandanya.

Tuesday, August 13, 2013

Menjelang dan pasca Lebaran, terjadi 32 kecelakaan lalu lintas di Pati

Pati - kulitinta - Dari data  Satlantas Polres Pati, korban jiwa akibat kecelakaan selama operasi ketupat candi, menjelang mudik hingga tiga hari pasca Lebaran,  terjadi 32 kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 6 korban meninggal dunia, dan 37 orang mengalami luka ringan, dengan kerugian material mencapai Rp.5,8 juta. 

Hasil pantauan lalulintas di jalur utama pantura Pati,  sejak semalam hingga siang ini masih ramai pengendara sepeda motor dari arah Rembang,  yang melaju ke arah Kudus. Kalau dari yang terpantau, para pengendara ini, para pemudik yang hendak balik, setelah merayakan lebaran bersama keluarga mereka di kampung halaman.

masih diwaspadai jembatan Ngayoh Juwana yang menyempit, karena belum selesai pengerjaannya, sehingga mndapat perhatian petugas, Sedangkan Jembatan Bumirejo yang telah selesai pengerjaannya, difungsikan untuk semua kendaraan satu arah, dari Rembang – Juwana – Pati.

Meski kondisi lalulintas ramai lancar, Kasat Lantas Polres Pati, AKP M. Ifan Hariyat T tetap mengupayakan melakukan patroli di sepanjang jalur utama pantura, yang masih didominasi kendaraan-kendaraan pemudik  yang tengah balik pada siang ini.

Friday, August 9, 2013

Kab. Pati telah mempersiapkan Detail engineering Design (DED) Kapal tambat di sungai Juwana

Pati, Kota - kulitinta - Pemerintah nampaknya akan serius merealisasikan pembangunan kolam tambat kapal di Pelabuhan Juwana.  Keseriusan ini semakin jelasnya, Pemerintah menyiapkan Detail engineering Design (DED) / bestek gambar kerja detail maupun AMDAL nya.

Untuk memperlancar aliran air  sungai menuju ke muara, Pemerintah akan membangun kolam tambat kapal di Pelabuhan Juwana.  Untuk mengawali rencana tersebut, telah mempersiapkan Detail engineering Design (DED) / bestek gambar kerja detail, dan AMDAL nya.

Demikian diungkapkan Bupati Pati, Haryanto saat menjawab pertanyaan awak media, diruang rapat Joyokusumo Setda Pati, belum lama ini.

Menurut Bupati Haryanto, rencananya pembangunan kolam tambat kapal tersebut akan menggunakan alokasi dana dari APBD murni.  Untuk pengadaan tanahnya, dana yang dialokasikan senilai Rp.12 milyar.

“Untuk kolam tambat kapal, setelah DED dan AMDAL nya selesai, baru nanti dilakukan pengadaan tanahnya,” jelasnya. 

Bupati Haryanto menambahkan, dengan dana sebesar itu, diperkirakan mampu mendapatkan lahan seluas 5 hektar. Namun dana tersebut, akan digunakan seefisien mungkin menyesuaikan dengan harga tanah.

“Untuk pengadaan tanahnya saya sudah pesankan, harus sesuai mekanisme. Dan tidak ada pesan-pesan khusus kepada siapapun, karena pengadaan  tanah harus sesuai dengan ketentuan yang ada,” tegasnya.

Soal normalisasi, Bupati Pati, Haryanto mengatakan, Pemerintah Pusat kembali mengucurkan  Rp.20 milyar.  Untuk Rp. 5 milyar nantinya akan digunakan untuk normalisasi sungai  Tus Sukolilo, dan Rp.15 milyar  untuk melanjutkan normalisasi sungai Juwana, hingga ke TPI Juwana.(sdh)

KPU KAB PATI MASIH MEMVERIVIKASI CALEG.....

Pati, Kota - kulitinta -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati,  masih melakukan verifikasi berkas kelengkapan caleg yang dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS) dalam Daftar Caleg Sementara (DCS). 

Hingga saat ini KPU Kabupaten Pati terus memverifikasi berkas kelengkapan 20 caleg yang belum memenuhi syarat (BMS), saat diumumkan dalam Daftar Caleg Sementara (DCS).  Tahap verifikasi ini, akan dilakukan mulai 2 sampai 9 Agustus 2013.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Pati,  Ahmad Jukari, dari 20 caleg yang BMS dalam DCS lalu, 17 caleg diantaranya telah menyerahkan kelengkapan pencalegannya ke penyelenggara Pemilu, 11 caleg diantaranya anggota dewan, yang dicalegan oleh  parpol lain.

“Seperti yang saya  sampaikan, ada yang sudah menyerahkan surat keterangan sudah diproses pengunduran dirinya, ada yang diganti dengan caleg yang lain,  dan ada juga yang tidak dilakukan perbaikan maupun pergantian,” katanya.

Ahmad Jukari menambahkan, tiga caleg yang dalam DCS masih dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS), semuanya Kepala Desa.  Seorang caleg tidak menyerahkan kelengkapan pencalegannya, dan tidak ada penggantian oleh parpol. Sedang dua caleg oleh parpolnya, dilakukan penggantian oleh calon lainnya.   

“Untuk tahap verifikasi ini, akan dilakukan selama tujuh hari,” jelasnya.

Caleg-caleg tersebut dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS) saat pengumuman DCS oleh KPU Kabupaten Pati, karena belum menyerahkan surat keterangan pengunduran disi sebagai anggota dewan/Kepala Desa atau Perangkat Desa. Atau surat keterangan proses pengunduran diri mereka masih dalam proses.

Menyinggung tentang putusan Mahkamah Konstitusi RI, Mahkamah Konstitusi (MK), yang mengabulkan Permohonan para Pemohon untuk sebagian, yakni pasal 16 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik , KPU Kabupaten Pati, masih menunggu petunjuk teknis dari KPU Pusat.(sdh)

Saturday, August 3, 2013

FORUM SOLIDARITAS PAC PDIP MENANYAKAN NASIB TIGA CALON LEGISLATIF DARI PDIP

Pati, Kota - kulitinta - Sebanyak 20 orang calon anggota legislatif  (caleg) yang dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS) oleh KPU Kabupaten Pati, akhirnya menyerahkan kelangkapan berkasnya. Sampai dengan hari terakhir  perbaikan DCS, hanya tiga caleg yang tidak menyampaikan kelengkapan berkasnya ke KPU Pati.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Pati, Ahmad Jukari, saat menemui dua puluhan orang perwakilan Forum Solidaritas Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP se-Kabupaten Pati, Jumat (2/8) kemarin.

“Dijelaskan, sampai dengan hari terakhir perbaikan DCS, ada tiga caleg yang tidak melengkapi berkasnya ke KPU Pati, dua di antaranya diganti dengan caleg baru oleh partai politik yang mendaftarkan. Sedangkan satu caleg lainnya yang juga sudah masuk Daftar Caleg Sementara (DCS), tidak dilengkapi berkasnya oleh partai politik yang mendaftarkan,” Ketua KPU, Ahmad Jukari.

Dalam kesempatan itu Forum Solidaritas PAC PDIP menanyakan nasib tiga calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan yang saat ini mendaftar sebagai caleg Partai Hanura. Salah seorang anggota Forum Solidaritas PAC, Jumadi, menanyakan apakah  caleg yang pindah partai politik sudah menyerahkan SK pemberhentian atau Surat keterangan proses pemberhantian ke KPU Pati.

Jumadi juga mempertanyakan proses PAW terhadap tiga anggota PDI Perjuangan yang sampai saat ini belum ada kejelasan. Menanggapi persoalan PAW tersebut, Ahmad Jukari menerangkan bahwa pihaknya tidak tepat jika memberikan penjelasan yang diluar kewenangan KPU.

“Saya menghormati pendapat bapak-bapak. Saya juga yakin bapak-bapak dari forum solidaritas PAC PDI Perjuangan sudah memahami regulasinya dan posisi KPU seperti apa dalam proses ini,   ungkapnya.

Dijelaskan Ketua KPU Pati, kelengkapan berkas yang diserahkan partai politik tadi akan diverifikasi selama tujuh hari sesuai dengan Peraturan KPU Nomor  8 Tahun 2013. Sesuai Peraturan KPU, Proses verifikasi dilakukan mulai 2 Agustus 2013.(sdh)

SEDEKAH LAUT JUWANA, AKAN DILAKSANAKAN PADA 11 AGUSTUS MENDATANG

Juwana - kulitinta - Pesta sedekah laut Juwana, yang digelar sepekan setelah perayaan Idul Fitri, yang semula berdiri sendiri-sendiri, tahun ini pelaksanaannya akan dijadikan satu. Upaya ini, agar pelaksanaan pesta sedekah laut, berlangsung penuh kebersamaan dan kekompakkan warga dari lima desa.

Penyelenggaraan pesta sedekah (lomban) laut Juwana tahun ini, rencananya akan dilakukan bersamaan dengan melibatkan lima desa.  Dengan adanya penyatuan penyelenggaraan pesta sedekah laut itu, untuk merintis kebersamaan warga, yang selama ini, dilakukan sendiri-sendiri.

Bupati Pati, Haryanto  mengatakan, untuk lomban pada 11 Agustus mendatang, yang semula berdiri sendiri-sendiri, namun setelah melalui musyawarah, lima desa di Juwana sepakat menyatukan prosesi tradisi larung sesaji sedekah laut Juwana.

“Sehingga ini bentuk kesamaan, dan harapan saya kedepan itu tidak sekedar hura-hura saja. Tapi, merintis budaya daerah, mungkin nanti budaya regional dan nasional. Sehingga acara itu tidak sekedar main-main kesana kemarin, tapi ada kirab Kepala Desa, yang dipusatkan di TPI Juwana,” terangnya.

Sedekah laut yang sudah berlangsung turun temurun tersebut, merupakan ungkapan syukur para nelayan kepada Tuhan YME, atas hasil tangkapan ikan yang melimpah dalam setahun terakhir.

Melalui penyatuan penyelenggaraan sedekah laut itu, Bupati Pati Haryanto berharap, pesta sedekah laut di Juwana semakin semarak dan meriah, dan mampu memikat masyarakat untuk datang menyaksikan pesta sedekah laut masyarakat nelayan di Juwana.(sdh)